Minggu, 11 Desember 2016

biografi orang terdekat

Iwing Sulistiyawati

                Iwing Sulistiyawati merupakan sosok Ibu yang menginspirasiku. Ia lahir pada tanggal 30 April 1977 di Magelang. Ia merupakan anak kedua dari tiga bersaudara.
                Ibu Iwing saya jadikan sebagai orang yang akan saya ceritakan mengenai orang terdekan saya. Memang sudah biasa jika anak menganggap ibunya sebagai orang terdekatnya, itu terjadi karena terbiasa saling bertemu dan terbiasa mengetahui bagaimana kesehariannya. Iwing Sulistiyawati terlahir dari keluarga sederhana dan tercukupi segala kebutuhannya. Pendidikan yang di jalani sampai pada D3 Ekonomi Pembangunan di UGM, semasa SD beliau bersekolah di SD N Potrobangsan 2 Magelang, lalu melanjutkan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama di SMP N 2 Magelang selama 3 tahun, sampai akhirnya beliau lulus SMP dan kemudian melanjutkan ke jenjang berikutnya di SMA N 1 Magelang. Semasa sekolahnya di bangku SMA dan Perguruan Tinggi, beliau  senang mengikuti suatu kegiatan yang berhubungan dengan hiking. Selama bersekolah, semua kegiatannya selalu di dukung oleh bapaknya yang bernama Bapak Koesen (Alm).
                Selang waktu beberapa tahun kemudian, Ibu Iwing ini mengikuti suatu pelatihan membatik yang diadakan oleh pemerintah kota Magelang. Sampai halnya beliau yang mempunyai rasa senang, asik, dan bahkan tersadar bahwa pekerjaan yang dapat dilakukan di rumah itu sangat menguntungkan dan sekaligus dapat menjalankan kewajibannya sebagai seorang ibu. Hari demi hari beliau selalu berusaha supaya dapat menciptakan suatu home industri batik Magelangan yang cukup besar dan dapat dikenal di masyarakat. Namun, setiap hambatan pasti ada dan sudah pasti berusaha untuk dilewatinya.
                Hingga akhirnya, keinginannya untuk membuka home industri pun terwujud. Mungkin memang pegawainya tidak begitu banyak, Namun setiap pesanan seberapa banyak pun insyaallah beliau siap. Dari situlah saya merasakan bagaimana perjuangan beliau. Hingga Sampai saat ini sering mendapatkan pesanan baik berupa kain maupun baju. Dan alhamdulillah sedikit banyak guru di kota Magelang mempercayai industri batik Magelangan yang dibuat oleh Ibu Iwing. Dan saya sebagai anaknya pun ikut merasa bangga ketika hasil karyanya bisa diberdayakan di masyarakat, khususnya magelang.

                Sekian yang mungkin dapat saya ceritakan mengenai biografi orang terdekat. Ibu Iwing inilah orang terdekat yang saya kagumi selama perjalanannya menuju sebuah keinginan membuka home industri batik Magelangan, yang dikenal dengan sebutan Iwing Batik Kebonpolo.

Liga SMAN 2 Magelang

SMAN 2 Magelang merupakan sekolah yang mempunyai kegiatan rutin setiap tahunnya, seperti yang akan saya tuliskan pada berita ini yaitu mengenai kegiatan rutin SMAN 2 Magelang yang disebut ‘Liga Smada’. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa SMAN 2 Magelang dari kelas X,XII,dan XII. Liga merupakan suatu pertandingan sepak bola, sepak bola ini biasanya diikuti oleh perwakilan tiap kelas yang megajukan satu tim sepak bola.
Dalam kegiatan pertandingan sepak bola ini biasanya dilaksanakan di Panca Arga, tepatnya di lapangan demon. Disitulah kegiatan sepak bola dilaksanakan dan kegiatannya pun dilaksanakan setelah pembelajaran disekolah selesai atau pukul 15.00 – selesai. Sehingga, selama diadakannya kegiatan itu para siswa yang mengikuti pertandingan maupun yang menjadi supporter tidak merasa terganggu pelajarannya. Kegiatan ini menurut saya merupakan ajang untuk memperkenalkan antar siswa SMAN 2 Magelang, agar para siswa dari kelas X,XII,dan XII sedikit banyak bisa saling mengenal satu sama lain serta menambah suatu sikap kebersamaan antar kelas yang dapat ditimbulkan dari adanya tim sepak bola tersebut.

Jadi, kegiatan tahunan yang satu ini tidak salah jika selalu diadakan, karena kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan berada pada sisi positif. Dan menurut saya, alangkah baiknya jika kegiatan seperti ini rutin dilakukan agar rasa kebersamaan antar siswa SMAN 2 Magelang dapat terus terjaga.